Bahaya Menahan Kencing

1 min read

Bahaya Menahan Kencing

Buang air kecil adalah salah satu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan zat sisa yang dapat berpengaruh buruk untuk kesehatan. Namun, ada hal yang menyebabkan seseorang harus menahan kencing. Seperti tempat yang tidak memungkinkan untuk menahan kencing, sedang melakukan suatu aktivitas, dan lain sebagainya.

Bagi sebagian orang, mungkin masalah menahan kencing bukanlah hal yang serius. Tetapi anda harus berhati – hati, terutama jika anda sering melakukan hal tersebut. Kebiasaan seseorang untuk menahan kencing dapat menyebabkan konsekuensi yang serius. Retensi urin dapat menghasilkan infeksi saluran kemih yang berat. Menahan kencing juga menyebabkan perut bawah sakit.

Hal tersebut tentu tidak baik, mengingat betapa pentingnya fungsi dari buang air kecil. Lalu apa bahaya menahan kencing jika dilakukan secara terus menerus? Berikut telah kami rangkum bahaya – bahanya.

Bahaya Menahan Kencing Terlalu Lama

1. Kandung kemih yang sangat sensitif

Setiap orang memiliki sensitivitas kandung kemih yang berbeda, dapat dipengaruhi oleh apa yang kita makan atau minum. Tetapi, menahan kencing dapat membuat kandung kemih anda jauh lebih sensitif.

Hal ini dikarenakan kandung kemih yang membentang menyesuaikan peningkatan jumlah urin di dalamnya. Oleh karena itu, sensor menjadi terlalu aktif dan membuat anda merasa kencing lebih sering dari biasanya.

2. Infeksi saluran kencing

Menahan kecing terlalu lama juga memicu terjadinya infeki saluran kencing. Hal ini disebabkan oleh koleksi bakteri di sekitar pembukaan uretra (tabung yang membawa urin dari dalam kandung kemih ke luar) cenderung masuk ke dalamnya ketika anda tidak buang air kecil secara berkala.

Sejatinya buang air kecil membantu anda untuk membuang bakteri. Jika anda menahan membuang air kencing, bakteri berkesempatan berkembang biak.

3. Batu ginjal

Batu ginjal merupakan “batu” kecil yang terbentuk dalam ginjal dari kelebihan natrium dan kalsium, dan jika endapan mineral ini tidak dikeluarkan secara teratur melalui urin, maka akan membentuk batu.

Jika anda sering menahan kencing, anda harus membayar dengan konsekuensi batu ginjal dan bahkan lebih buruk. Ketika anda ingin mengeluarkannya melalui saluran kemih, anda akan merasakan sakit yang luar biasa.

4. Gagal ginjal

Gejala gagal ginjal termasuk memar, feses berdarah, dan perubahan suasana hati. Gagal ginjal memerlukan perhatian medis, sehingga dokter dapat mengeluarkan racun untuk mengembalikan fungsi ginjal.

Kondisi medis ini disebabkan ketika ginjal gagal untuk menyaring racun dan limbah dari darah, dan mungkin merupakan hasil dari infeksi yang disebabkan oleh menahan kencing. Dialisis atau bahkan transplantasi akan diperlukan jika infeksi cukup parah.

5. Pembengkakan kandung kemih

Rata-rata kendung kemih dapat menyimpan hingga 15 ons cairan. Jika Anda meminum delapan gelas air sehari, jumlah cairan yang anda konsumsi sekitar 64 ons, atau rata-rata kandung kemih dapat menyimpan hingga sekitar seperempat air yang anda minum setiap hari.

Salah satu alasan utama mengapa anda disarankan untuk minum cukup cairan adalah bahwa itu penting untuk membantu membersihkan ginjal. Pada kasus ini, sangat disarankan untuk menyeimbangkan pemasukan dan pengeluaran cairan agar tubuh seimbang. Dan agar terhindar dari pembengakakan kandung kemih.

6. Interstitial cystitis (IC)

Gejala dari IC termasuk rasa sakit di panggul dan beser (dengan melibatkan buang air kecil lebih dari enam puluh kali dalam satu hari). Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan kandung kemih.

Ternyata masalah akibat menahan kencing terlalu lama dapat menjadi sangat berbahaya dan serius bukan? Maka dari itu, sebaiknya jangan biasakan diri menahan buang air kecil terlalu lama.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *